Slide show

[Esai][slideshow]

Rekomendasi Kegiatan Ketika Harus di Rumah Aja

Ilustrasi by Faiz Shihab


Indonesia saat ini sedang mengalami pandemi Covid-19. Hal tersebut berdampak terhadap setiap jenis kegiatan yang ada di masyarakat. Aspek, ekonomi, pendidikan, sosial sangat terkena dampak ini.  Semua itu disebabkan karena kebijakan pemerintah menerapkan kebijakan Physical distancing untuk setiap kegiatan. Dasar pengambilan kebijakan tersebut adalah Undang-undang karantina kesehatan no 6 tahun 2018.  Masyarakat diminta untuk menjalani segala aktifitas di rumah.

Dari hal tersebut pada sebuah kesempatan kami berhasil menyelenggarakan kegiatan diskusi melalui daring grup media sosial WhatsApp. Terkumpul 252 peserta dalam grup yang diberi nama Ngabuburit (Ngaji Bari Nunggu Burit) oleh inisiator grup tersebut. Upaya ini adalah Kerjasama yang dilakukan oleh PC. IPNU dan IPPNU Kabupaten Garut untuk mengisi kegiatan bulan Ramadhan selama harus berdiam di rumah. Keseluruhan peserta tersebut terdiri dari kalangan santri, mahasiswa dan pelajar.

Pada satu kesempatan kami melakukan penjajakan pendapat kepada keseluruhan peserta. Peserta grup kami harapkan memberikan rekomendasi yang dapat dilakukan Ketika berpuasa dirumah saja. Terkumpul kurang lebih sekitar sepuluh pendapat umum kemudian kami kategorikan kedalam empat kategori yang akan dipaparkan sebagi berikut:

Pertama, rekomendasi kegiatan yang dilakukan ketika harus dirumah saja adalah membaca. Bisa berarti membaca buku atau membaca pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya. Untuk para peserta yang terdiri dari kalangan pelajar kegiatan ini mungkin yang paling logis dan paling mudah untuk dilakukan. Selian dari pada itu manfaat kegiatan membaca bisa mengisi dan menambah pengetahuan. Disamping itu, membaca sedikitnya dapat memindahkan proses pencarian pengalaman yang biasanya dilakukan secara langsung kini kita bisa membacanya dari pengalaman mereka yang telah ditulisnya menjadi sebuah tulisan. Disamping itu kita bisa membaca ulang apa yang pernah kita tulis untuk mengetahui dan mengevaluasi apa yang pernah terjadi dalam hidup, setidaknya kita akan mengetahui posisi dan perkembangan yang dilampaui saat ini.

Kedua, kegiatan lainnya dalah kegiatan menulis yang bisa dilakukan ketika kalian berdiam di rumah saja.  Kegiatan ini bisa berarti menulis produktif secara kreatif, dengan mengandalkan imajinasi dan pengetahuan  hingga menjadi karya. Dengan cara ini kamu bisa tetap berkontribusi pada dunia terutama bidang literasi meskipun terbatas dalam mobilitas. Sumbangan pemikiran dan coretan karya meskipun sedikit menjadi sangat berarti bagi mereka di masa depan.

Menulis yang lainnya adalah menulis apa yang telah kita tangkap dalam pembelajaran. Mungkin dalam kesempatan biasa kita terlalu disibukan dengan kegiatan-kegiatan luar ruangan sehingga tidak bisa melakukan kegiatan ini. Menurut salah satu pendapat mengatakan bahwa alasan pentingnya melaksanakan kegiatan ini adalah sebuah bait

الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ
فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ
Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja[1]

Ketiga, Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan adalah memperbanyak kualitas waktu untuk keluarga. Untuk sebagian orang yang sedikit memiliki waktu untuk orang-orang terdekat kesempatan di rumah saja adalah kesempatan yang baik untuk berkumpul bersama. Bisa saja diisi dengan kegiatan berolah raga ringan bersama keluarga, atau sekedar bencengrama. Waktu seperti ini mungkin saying sekali kalau dilewatkan bagi kalian yang memang biasanya disebukan dengan kegiatan studi di luar kota atau kegiatan kantor yang cukup menyibukan diri.

Keempat, kegiatan yang mungkin abstrak akan tetapi banyak dilupakan adalah berbagi cinta. Apalagi menghadapi pandemi ini kita memerlukan semangat solidaritas, bukan semangat saling menyalhkan dan caci maki. Apapun itu bentuknya walaupun hanya sekedar memberikan senyuman dan membuat orang tersenyum. Hal tersebut juga sama halnya tetap terhubung dengan orang yang dicinta biar hanya via media elektronik yang kita miliki.
Demikian mungkin kegiatan yang direkomendasikan ketika kamu berada di rumah saja. Tidak ada alasan bagimu untuk tidak produktif dan memberikan sumbangsih kepada peradaban. Tetap di rumah, tetap patuhi prosedur kesehatan yang berlaku. Mari kita lewati pandemi ini dengan menebar optimisme bukan dengan menyerang salah satu pihak terutama pemerintah. Kami yakin tidak ada satu orang pun yang hidup di dunia ini menginginkan adanya kecuali mereka yang terganggu akal sehatnya. Mari tumbuhkan solidaritas dan rasa saling percaya meskipun kadang kepercayaan. Tetap percaya pada akhir semuanya akan baik-baik saja, jika tidak baik-baik saja berarti ini semua belum berakhir.

Keterangan:
Tulisan ini merupakan rangkuman dari kegiatan diskusi di WhatsApp Grup Ngabuburit yang dilaksanakan pada hari Jum’at 15 Mei 2020. Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman peserta grup yang telah memberikan sumbangsih pemikiran dan rekomendasi. Semoga ini dapat menginspirasi bagi orang yang membaca dan semoga ditetapkan ganjaran bagi teman-teman yang memberikan sumbangsih pemikirannya.
Penulis: Muhamad Dadan Nurdani  


[1] Diwan Syafi’I hal. 103 dilansir dari nu.or.id pada 16 Mei 2020

No comments:

Silahkan diapresiasi

prosa

[Prosa][stack]

Perempuan

[Perempuan][grids]

Resensi

[Resensi][btop]