Slide show

[Esai][slideshow]

Rebahan Saja Tidak Cukup, Mari Membangun dari Rumah


Garut.Seluruh aktivitas yang melibatkan interaksi saat ini terpaksa dihentikan atau diganti dengan hal lain. Hal tersebut juga berlaku untuk dunia pendidikan. Semua aktifitas pelajar dan mahasiswa kini hanya bisa dilakukan di rumah masing-masing. 

Menyikapi hal tersebut Ai Siti Julaeha seorang aktivis Korps PMII Putri Kabupaten Garut memberikan komentar terkait aktivitas pelajar dan mahasiswa yang ada di Kabupaten Garut dalam menghadapi sosial distancing di masa pandemi. Hal tersebut iya sampaikan kepada kami melalui sambungan WhatsApp pada Hari Rabu (28/04/2019). 

Menurut Ai, ketika semua aktifitas dirumahkan maka tidak semestinya hanya merumahkan diri tapi harus lebih dari itu yaitu membangun dari rumah 

“Merumahkan diri berarti kamu termasuk dalam orang yang memang mengikuti anjuran pemerintah untuk stay at home, hanya sebatas memindahkan fisik dari tempat-tempat yg lebih luas menjadi hanya ada di satu titik yakni rumah tanpa adanya aktivitas tambahan yang dapat mengarahkan kamu untuk terus berkembang. Sedangkan makna membangun dari rumah adalah bagi kamu yang mengikuti anjuran pemerintah untuk stay at home tapi bukan hanya pindah secara fisik saja juga tetap produktif berusaha mengembangkan soft skill untuk meraih mimpi dan cita-cita untuk menjadi kenyataan di masa-masa pandemi seperti ini” ujar Ai 

Perempuan yang dinobatkan sebagai Putri Pendidikan Jawa Barat ini juga menegaskan; Hanya orang-orang yang mampu mengintegrasikan setiap detik menit, jam, hari-hari mereka untuk menggapai tujuan hidup mereka yang akan paham pentingnya investasi waktu dalam proses pencapaian cita-cita. 

“Lantas apakah selama berdiam di rumah ini mereka akan rela hanya berdiam diri? Jawabnya pasti tidak karena waktunya hanya akan habis terbuang dalam kesia-siaan.Sudah jatuh tertimpa tangga,merugi berlipat-lipat ganda bagi mereka yang stay at home tanpa disertai dengan membangun rumah,sudah kehilangan waktu bersama dengan teman,kehilangan mata pencaharian tetap,kehilangan hangatnya aktivitas di luaran sana yang selalu menyuguhkan ukiran cerita baru dalam hidupnya lalu kemudian hilang juga keinginan untuk terus mengasah potensinya di rumah.Bisa jadi setelah beberapa bulan yg lalu dan beberpa bulan ke depan ketika wabah ini berakhir dia hanya akan keluar rumah lagi tanpa menghasilkan apa-apa”. 

Ai menambahkan akan pentingnya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas meskipun dalam keadaan sulit seperti sekarang. 

“penting bagi kita para pelajar, mahasiswa dan generasi muda secara umum untuk terus berusaha meningkatkan keterampilan selama di rumah saja. bisa dengan mempelajarinya pada orang tua, ,saudara yang punya keahlian-keahlian tertentu untuk secara langsung di pelajari atau dengan memanfaatkan teknologi seperti menonton dari YouTube ataujuga berbagi ilmu dengan teman-teman lain lewat ruang diskusi online dan lain sebagainya” tutup Ai. 


Hal tersebut memang penting untuk disadari bersama oleh semua pihak, bahwa hanya menangani dampak dan menanggulangi saja tidaklah cukup. Akan tetapi kita juga perlu untuk mempertimbangkan bagaimana generasi muda kita tetap berkembang di tengah kepungan Covid -19

No comments:

Silahkan diapresiasi

prosa

[Prosa][stack]

Perempuan

[Perempuan][grids]

Resensi

[Resensi][btop]